Kamis, 22 April 2021

STATISTIK PENGUNJUNG :

Deflasi di Singaraja Lampaui Nasional

Tuesday, 10 February 2015 | 20:54

 Kota Singaraja, Buleleng mengalami deflasi sebesar 0,61 persen pada Januari 2015. Angka ini lebih tinggi dari angka nasional pada bulan yang sama, 0,24 persen. "Deflasi itu sangat dipengaruhi oleh kebijakan pemerintah yang menurunkan harga bahan bakar minyak (BBM)," kata Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bali Panusunan Siregar di Denpasar, Senin . . .

Deflasi Perdesaan Bali Lampaui Nasional

Tuesday, 10 February 2015 | 20:49

Bali mengalami deflasi perdesaan sebesar 0,90 persen selama Januari 2015. Angka ini lebih tinggi dibanding angka deflasi rata-rata nasional pada bulan yang sama tercatat 0,03 persen. "Dari 33 provinsi di Indonesia yang menjadi sasaran survei, 16 provinsi di antaranya mengalami deflasi pedesaan," kata Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bali, . . .

Ada Label SNI, Harga Mainan Anak Naik 10 Persen

Tuesday, 10 February 2015 | 20:47

Harga mainan anak-anak di tingkat distributor, saat ini sudah mengalami kenaikan harga yang cukup signifikan. Dan jumlahnya diketahui mencapai 10 persen dari harga sebelumnya. Kenaikan ini dipicu adanya label Standar Nasional Indonesia (SNI) yang ditambahkan pada mainan tersebut. Pengelola Doudou Toys yang melayani grosir dan eceran, Dita mengatakan, kenaikan ini sudah terjadi sejak akhir tahun . . .

Pertamina Rugi jika Harga Solar Rp6.000/Liter

Tuesday, 10 February 2015 | 20:46

Direktur Utama (Dirut) PT Pertamina (Persero) Dwi Soetjipto memastikan perseroan akan rugi, jika harga bahan bakar minyak (BBM) jenis solar diturunkan menjadi Rp6.000 per liter, dari saat ini Rp6.400 per liter. Hal tersebut dikatakan Dwi dalam menanggapi desakan DPR yang meminta agar harga solar diturunkan menjadi Rp6.000 per liter, mengingat harga minyak dunia yang terus merosot. "Kan di . . .

Ini Alasan Harga Premium di Bali Lebih Mahal

Tuesday, 13 January 2015 | 18:45

  Pemerintah telah menetapkan penurunan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis premium terhitung 1 Januari 2015 menjadi Rp 7.600 dari sebelumnya Rp 8.500 per liter. Namun, harga tersebut berbeda-beda setiap daerahnya seperti Bali dengan harga Rp 7.950 per liter. Direktur Pemasaran PT Pertamina (Persero), Ahmad Bambang mengatakan Peraturan Daerah (Perda) Bali menetapkan Pajak Bahan Bakar Kendaraan . . .