Senin, 25 Maret 2019

STATISTIK PENGUNJUNG :

November 2018, Kota Singaraja Inflasi 0,10 Persen

" November 2018, Kota Singaraja Inflasi 0,10 Persen "

Pada bulan November 2018 Kota Singaraja tercatat mengalami inflasi sebesar 0,10 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK 2012=100) sebesar 141,09. Tingkat inflasi tahun kalender (Januari – November 2018) tercatat sebesar 1,02 persen dan tingkat inflasi tahun ke tahun (November 2018 terhadap November 2017 atau YoY) tercatat sebesar 2,16 persen.

Inflasi ditunjukkan oleh meningkatnya indeks pada enam kelompok pengeluaran yaitu kelompok sandang sebesar 0,70 persen; kelompok transpor, komunikasi, dan jasa keuangan sebesar 0,46 persen; kelompok makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau sebesar 0,24 persen; kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar sebesar 0,24 persen; kelompok kesehatan sebesar 0,22 persen serta kelompok pendidikan, rekreasi, dan olahraga sebesar 0,04 persen. Sedangkan kelompok yang tercatat mengalami penurunan indeks atau deflasi adalah kelompok bahan makanan sebesar 0,39 persen.

Komoditas yang tercatat memberikan andil atau sumbangan inflasi pada bulan November 2018 antara lain: bawang merah,  daging ayam ras, buncis, bensin non subsidi, sewa rumah, kontrak rumah, rokok kretek, apel, beras, tarif pulsa ponsel, minyak goreng dan kacang panjang.

Dari 82 kota IHK, tercatat 70 kota mengalami inflasi dan 12 kota mengalami deflasi. Inflasi tertinggi tercatat di Merauke (Papua) sebesar 2,05 persen dan terendah di Balikpapan (Kalimantan Timur) sebesar 0,01 persen. Deflasi terdalam tercatat di Medan (Sumatera Utara) sebesar 0,64 persen sedangkan deflasi terdangkal tercatat di Pematang Siantar (Sumatera Utara) sebesar 0,01 persen. Jika diurutkan dari inflasi tertinggi, maka Singaraja menempati urutan ke-67 dari 70 kota yang mengalami inflasi.

Sumber: BPS Provinsi Bali