Rabu, 21 Agustus 2019

STATISTIK PENGUNJUNG :

Perkembangan Indeks Harga Konsumen / Inflasi Kota Singaraja Juni 2019

" Perkembangan Indeks Harga Konsumen / Inflasi Kota Singaraja Juni 2019 "

 

Pada bulan Juni 2019 Kota Singaraja tercatat mengalami inflasi sebesar 0,02 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK 2012=100) sebesar 144,11. Tingkat inflasi tahun kalender tercatat sebesar 1,29 persen dan tingkat inflasi tahun ke tahun (Juni 2019 terhadap Juni 2018 atau YoY) sebesar 2,11 persen.

Inflasi (m to m) ditunjukkan oleh meningkatnya indeks pada empat kelompok pengeluaran yaitu kelompok IV (sandang) sebesar 0,46 persen; kelompok II (makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau) sebesar 0,20 persen; kelompok V (kesehatan) sebesar 0,06 persen serta kelompok III (perumahan, air, listrik, dan bahan bakar) sebesar 0,01 persen. Sedangkan kelompok yang tercatat mengalami penurunan indeks atau deflasi adalah kelompok VII (transpor, komunikasi, dan jasa keuangan) sebesar -0,18 persen; kelompok VI (pendidikan, rekreasi, dan olahraga) sebesar -0,08 persen serta kelompok I (bahan makanan) sebesar -0,08 persen.

Komoditas yang tercatat memberikan andil atau sumbangan inflasi pada bulan Juni 2019 antara lain: ketela pohon, udang basah, cumi-cumi, bayam, makanan ringan/snack, tomat sayur, pisang, ayam goreng, apel, kentang dan mie kering instant.

Dari 82 kota IHK, tercatat 76 kota mengalami inflasi dan 6 kota mengalami deflasi. Inflasi tertinggi tercatat di Manado (Sulawesi Utara) sebesar 3,60 persen dan terendah di Singaraja (Bali) sebesar 0,02 persen. Deflasi terdalam tercatat di Tanjung Pandan (Kepulauan Bangka Belitung) sebesar -0,41 persen dan terdangkal tercatat di Jayapura (Papua) sebesar -0,08 persen. Jika diurutkan dari inflasi tertinggi, maka Singaraja menempati urutan ke-76 dari 76 kota yang mengalami inflasi.

Sumber : bali.bps.go.id